Kamis, 11 November 2010

LETUSAN GUNUNG


Setelah 'tidur panjang' selama lebih dari 400 tahun, tiba-tiba Gunung Sinabung di Sumatera Utara aktif kembali. Puncaknya, pada Minggu 29 Agustus 2010 pukul 01.08 WIB, gunung ini meletus.

Letusan ini memuntahkan debu dan asap hingga ketinggian 1.500 meter dari kaki gunung. Lebih dari 30.000 penduduk di sekitar gunung jadi pengungsi.

Perisitwa gunung meletus, terutama di Indonesia sudah sangat sering terjadi. Bahkan catatan sejumlah ahli sejarah gempa menyebutkan bahwa letusan besar nan mengerikan sudah beberapa kali terjadi di negeri ini. Majalah TIME, membuat daftar gunung paling tenar sejagad dan kerusakan yang ditimbulkannya.

1. Gunung Vesuvius

Gunung berapi aktif ini terletak di teluk Maples di Italia selatan. Sejauh yang diketahui, Vesuvius telah meletus 30 kali.

Letusan yang paling terkenal terjadi pada tahun 78 Masehi, letusan lava dan abu selama berhari-hari, mengubur Pompeii dan Stabiae dengan abu. Pompeii hilang selama 1.600 tahun. Seorang penulis, Plinius Muda (Pliny the Younger) menggambarkan letusan tiba-tiba itu diikuti selubung tebal debu yang menjatuhkan orang-orang yang berusaha lari. Korban jiwa sebenarnya dari letusan ini tidak diketahui, namun menudur arkeolog, ada sekitar 1.000 orang.
Gunung Vesuvius

2. Krakatau
Pada 1883, Krakatau meletus. Kekuatannya sangat menggerikan, 13.000 kali kekuatan bom atom. Suara ledakan dan gemuruh bebatuan yang dimuntahkan bisa didengar dari jarak ribuan mil -- bahkan sampai pulau-pulau kecil di laut Afrika Timur.
Ratusan orang di Pulau Sumatera tewas seketika saat debu panas menerjang rumah mereka. Prahara tak sampai di situ. Letusan Krakatau memicu mega-tsunami. Diperkirakan lebih dari 36.000 jiwa tewas saat itu. Dan banyak korban yang tidak bisa dikuburkan.

Pasca meletus, Krakatau merosot ke dalam laut, namun setelah itu pulau baru disadari muncul di mlokasi yang sama pada 1927 dan sesekali mengeluarkan semburan lava. Itu disebut Anak Krakatau.
Anak Gunung Krakatau

3. St Helens 
Gunung ini paling terkenal akan letusannya yang terjadi pada 18 Mei 1980. Letusan tersebut merupakan letusan gunung berapi terparah baik dari segi kekuatan letusan maupun kerugian ekonomi sepanjang sejarah Amerika Serikat. 57 orang tewas, dan puncak gunung berkurang dari 2.950 meter menjadi 2.550 m. Lokasi letusan kini menjadi kawasan Monumen Nasional Gunung Berapi Gunung St. Helens.

4. Tambora
Data Volcanic Explosivity Index (VEI), indeks letusan gunung yang mirip skala Richter untuk mengukur kekuatan gempa -- ada pada skala 1-8.

Letusan Gunung Tambora pada 1815 ada pada skala 7. Itu artinya sangat merusak. Ledakan Tambora membuat kawasan Sumbawa dan sekitarnya berada dalam kegelapan. Puluhan ribu orang  tewas akibat dampak letusan, tsunami, menyusul kemudian, kelaparan dan penyakit.

Kekuatan letusan Tambora adalah yang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah. Panas yang menyembur melubangi atmosfer dan mengubah iklim dunia. Tak ada musim panas pada 1816 di Eropa dan Amerika Utara -- 'the year without summer'. Tambora turun ke dalam tanah beberapa ribu kaki, meninggalkan kawah besar di puncaknya.
5. Mauna Loa
Adalah gunung berapi terbesar di dunia dalam hal -- dan salah satu dari lima gunung berapi yang membentuk Pulau Hawaii di Amerika Serikat dan Negara Hawaii di Samudera Pasifik. Ia adalah perisai gunung berapi yang aktif, dengan volume diperkirakan sekitar 18.000 mil kubik.

Mauna Loa adalah salah satu yang paling aktif di dunia. Sejak 1843, Mauna Loa telah meletus 33 kali, terakhir pada tahun 1984.

6. Eyjafjallajokull
Meski tak banyak orang bisa melafalkan namanya dengan benar dan lancar, letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia menyemburkan abu vulkanik yang memusingkan, karena mengacaukan lalu lintas udara Eropa.

Ribuan penumpang tertahan di bandara, perekonomian terganggu, barang-barang komoditas pertanian membusuk karena tak bisa dikirim.

Letusan pertama gunung ini terjadi pada  tanggal 20 Maret. Tapi letusan selanjutnya, 14 April yang jadi penyebab malapetaka. Industri penerbangan rugi US$1 miliar.
Abu Islandia Membuat Warga Dunia Resah : Letusan Gunung di Eyjafjallajokull
7. Mount PeleeGunung Pelee dengan ketinggian lebih dari 4.500 kaki terletak di Perancis diwilayah Martinique, terkenal karena letusannya pada Mei  1902, diperkirakan menelan korban lebih dari 30.000 orang dan menghancurkan Santo Pierre.

8. Thera
Sekitar 3.500 tahun lalu, bencana besar i mengguncang Mediterania. Gunung berapi di Thera (kemudian dikenal sebagai pulau Santorini Yunani) meledak dengan apa yang diperkirakan empat sampai lima kali kekuatan letusan Krakatau pada tahun 1883.

Letusan dahsyat Thera menyebabkan punahnya kebudayaan Minoan. Juga memberikan ispirasi dalam budaya Yunani Kuno.

Salah satunya, legenda  “The Lost Atlantis” atau "Atlantis Benua yang Hilang. "
Cover Buku Atlantis
9. Nevado del Ruiz
Letusannya sebenarnya kecil, hanya menghasilkan 3 persen dibanding abu yang disemburkan Gunung St Helens pada 1980.

Namun, letusan gunung ini tahun 1985 memproduksi lahar yang mengubur kota dan menyebabkan kematian sebesar 23.000 orang -- bencana paling mematikan ke duua di abad ke-20. Peristiwa ini disebut tragedi Armero. Nevado del Ruiz disebut "singa tidur" oleh penduduk setempat.

10. Gunung Pinatubo
Terletak di Pulau Luzon, Filipina. Gunung ini meletus pada tahun 1991, lebih dari 490 tahun setelah aktivitas erupsi yang terakhir kali terlihat. Ini merupakan letusan terbesar kedua di abad ke-20.
Prediksi atas letusan ini  berhasil sehingga puluhan ribu orang mengungsi dan menyelamatkan banyak jiwa. Tetapi daerah sekitar gunung tersebut hancur karena aliran piroklastik, abu dan lahar.

Senin, 08 November 2010

Tsunami Di Aceh Merupakan Tsunami Terbesar Sepanjang Sejarah Samudra Hindia

Gelombang tsunami yang menyapu hingga 230 ribu nyawa manusia hampir empat tahun lalu adalah yang terbesar yang pernah dibangkitkan dari Samudra Hindia sepanjang 600 tahun. Kesimpulan ini didapat oleh dua studi geologi yang hasilnya dimuat dalam jurnal Nature edisi terbaru.


Panjangnya waktu itu pula yang membuat tsunami dahsyat di pengujung 2004 ini masuk akal. Sepanjang 600 tahun tekanan geologis menghimpun energi di dasar samudra, untuk kemudian “meletus” hingga mampu mengoyak lautan dan membangkitkan gelombang sangat tinggi yang mematikan ke daratan.
Studi dilakukan oleh dua tim peneliti di Thailand dan Sumatera (Utara) yang sama-sama menggali sumur dan mengambil sampel dari dalamnya. Dari sana mereka mengaku bisa melihat bukti tsunami terakhir yang sebanding dengan yang terjadi pada 26 Desember 2004 itu, yang menerjang antara tahun 1300 dan 1400. Sampel yang dianalisis berupa endapan pasir dasar laut yang berdasarkan usianya (lewat teknik pengukuran karbon) diduga ditinggalkan oleh gelombang laut saat itu.
Tim peneliti itu, dalam jurnal Nature, mengatakan bahwa tsunami 2004 menelan korban di 14 negara. Di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera bagian utara, gelombang yang datang setinggi lebih dari 30 meter. Adapun di Thailand, endapan pasir yang ditinggalkannya sejauh 2 kilometer dengan ketebalan 5-20 cm

Minggu, 07 November 2010

Gempa Terbesar

Gempa berkekuatan 8.0 skala Richter mengguncang Samoa, Amerika Serikat pada Selasa 29 September 2009 waktu setempat.

Gempa ini memicu tsunami, sedikitnya 39 orang tewas dalam musibah ini.

Namun, gempa yang terjadi di Samoa tak masuk hitungan gempa terkuat di dunia. Berikut daftar gempa terdahsyat dunia menurut data US Geological Survey (USGS), yang dimuat laman news.com.au, Rabu 30 September 2009. 

Tiga diantaranya terjadi di Indonesia.

1. Gempa dengan kekuatan 9,5 SR mengguncang Chile pada 22 Mei 1960. Sebanyak 1.655 orang terbunuh. Tsunami yang diakibatkan gempa ini juga membunuh 68 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.

2. Gempa berkekuatan 9,2 SR mengguncang Alaska pada 28 Maret 1964. 15 orang tewas akibat gempa, sedangkan 113 orang tewas akibat tsunami susulan.

3. Gempa 9,1 SR terjadi di Aceh, Indonesia pada 26 Desember 2004. Gempa itu mengakibatkan tsunami dahsyat yang menewaskan 230.000 orang di beberapa belahan dunia. Gempa paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah.

4. Hawaii, 4 November 1952, terjadi gempa berkekuatan 9,0 SR. Untungnya, tak ada yang tewas dalam ,musibah ini.

5.  Gempa dengan kekuatan 8,8 SR terjadi di Ekuador pada 31 Januari 1906. Gempa itu menimbulkan tsunami yang membunuh 1.500 orang di Ekuador dan Kolombia.

6. Gempa 8,7 SR terjadi di Alaska pada 4 Februari 1965. Tak dilaporkan adanya korban jiwa.

7. Gempa dengan kekuatan 8,6 SR mengguncang Indonesia pada 28 Maret 2005. Lebih dari 1.300 orang tewas.

8. Gempa berkekuatan 8,6 SR mengguncang Tibet pada 15 Agustus 1950. Sebanyak 780 tewas.

9. Alaska, 9 Maret 1957, terjadi gempa berkekuatan 8,6 SR. Tak ada korban tewas.

10. Indonesia, 12 September 2007, terjadi gempa dengan kekuatan 8,8 SR. Sedikitnya 25 orang tewas.